Tampilkan postingan dengan label DUNIA ISLAM. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label DUNIA ISLAM. Tampilkan semua postingan

Perjuangan Ibumu Yang Tidak Kamu Sadari

Ini adalah mengenai Nilai kasih Ibu dari Seorang anak yang mendapatkan ibunya sedang sibuk menyediakan makan malam di dapur. Kemudian dia menghulurkan sekeping kertas yang bertulis sesuatu. si ibu segera membersihkan tangan dan lalu menerima kertas yang dihulurkan oleh si anak dan membacanya.

Ongkos upah membantu ibu:
1) Membantu pergi ke Warung: Rp 20.000
2) Menjaga adik Rp 20.000
3) Membuang sampah Rp 5.000
4) Membereskan Tempat Tidur Rp 10.000

Tiga Keutamaan Ibu. Menyentuh....


"…Dan hendaklah kamu berbuat baik kepada ibu bapakmu dengan sebaik-baiknya . Jika salah seorang diantara keduanya atau kedua-duanya sampai berumur lanjut dalam pemeliharaanmu, maka sekali-kali janganlah kamu mengatakan kepada keduanya perkataan "ah" dan janganlah kamu membentak mereka dan ucapkanlah kepada mereka perkataan yang mulia." (QS al-Israa' [17]: 23).

Allah mengajarkan kepada kita agar berbuat baik dan berbakti kepada kedua orang tua. Untuk mengatakan kepada keduanya "ah" ( perkataan yang dapat menyakiti hati keduanya ) saja kita tidak diperkenankan apalagi yang lebih dari itu. Pernah suatu ketika datang seorang laki-laki kepada Rasulullah saw, ia bertanya kepada Rasulullah saw," Ya Rasulullah, siapa dari manusia yang paling berhak aku utamakan? Rasulullah saw bersabda "Ibumu". Laki-laki tersebut bertanya kembali, "kemudian siapa lagi?" Rasulullah saw bersabda, "kemudian ibumu". Laki-laki tersebut betanya kembali, "kemudian siapa lagi?" Rasulullah bersabda, "kemudian ibumu". "Kemudian siapa lagi?" Rasulullah bersabda, "kemudian ayahmu". (HR Muslim ).

Imam Al-Qurthubi dalam tafsirnya "Al-Jami'ul Al-Ahkamil Qur'an" mangatakan bahwasanya hadits tersebut menunjukan tiga kecintaan dan pengorbanan seorang ibu. Ketiga perakara itu, pertama adalah pengorbanan seorang ibu ketika dalam keadaan hamil, kedua adalah pengorbanan ketika melahirkan, dan ketika adalah pengorbanan ketika menyusui serta mendidik anak. Ketiga perkara tersebut dilakukannya seorang diri.

Perkara pertama, hamilnya seorang ibu. Saat seorang ibu hamil tubuhnya menjadi rentan akan 'bahaya'. Berat tubuhnya menjadi dua kali lipat, karena memebawa kita di dalam rahimnya. Hal itu berlangsung kurang lebih selama Sembilan bulan. Kecintaannya kepada kita telah dicurahkannya sejak saat itu, ia selalu mendahulukan keselamatan bayinya daripada dirinya sendiri. Ia tidak pedulikan berat beban tubuhnya yang bertambah karena kehdiran kita di rahimnya.

Perkara kedua, saat ibu melahirkan. Saat-saat inilah yang dinantikan oleh seorang ibu. Saat dimana ia dapat melihat buah hatinya setelah selama kurang lebih sembilan bulan mengandungnya. Namun saat-saat ini juga merupakan saat-saat yang paling beresiko tinggi dalam hidupnya. Karena melahirkan rentan sekali dengan kematian. Tak sedikit ibu yang rela mengorbankan nyawanya demi lahirnya sang buah hati.

Perakara ketiga, saat menyusui dan mendidik. Setelah melewati masa-masa kritis ketika melahirkan. Tugas seorang ibu tidak lantas selesai begitu saja. Ia haruslah menyusui bayinya sebagai makanan pertama si bayi. Dalam benaknya hanya ada bagaimana agar bayinya tumbuh sehat. Paling tidak kebutuhan jasadiahnya terpenuhi. Setelah lewat masa menyusi dan bayinya tumbuh dewasa ia harus mendidiknya agar kelak menjadi anak yang soleh dan solehah. Mendidik dengan cinta kasih dan kesabaran yang bagai sang surya menyinari dunia.

Ketiga perkara tersebut yang menjadikan seorang ibu mempunyai tiga keutamaan daripada seorang ayah. Dan ketiga perkara tersebut tidak pernah bisa kita balas sepanjang hayat kita walaupun dengan emas permata seluruh dunia

Berapa lama Kita Di Alam Kubur?

Awan sedikit mendung, ketika kaki kaki kecil Yani berlari-lari gembira di atas jalanan menyeberangi kawasan lampu merah Karet.

Baju merahnya yg Kebesaran melambai Lambai di tiup angin. Tangan kanannya memegang Es krim sambil sesekali mengangkatnya ke mulutnya untuk dicicipi, sementara tangan kirinya mencengkram Ikatan sabuk celana ayahnya.

Yani dan Ayahnya memasuki wilayah pemakaman umum Karet, berputar sejenak ke kanan & kemud ian duduk Di atas seonggok nisan "Hj Rajawali binti Muhammad 19-10-1915 : 20- 01-1965 "

"Nak, ini kubur nenekmu mari Kita berdo'a untuk nenekmu" Yani melihat wajah ayahnya, lalu menirukan tangan ayahnya yg mengangkat ke atas dan ikut memejamkan mata seperti ayahnya. Ia mendengarkan ayahnya berdo'a untuk Neneknya...

"Ayah, nenek waktu meninggal umur 50 tahun ya Yah." Ayahnya mengangguk sembari tersenyum, sembari memandang pusara Ibu-nya.

"Hmm, berarti nenek sudah meninggal 42 tahun ya Yah...." Kata Yani berlagak sambil matanya menerawang dan jarinya berhitung. "Ya, nenekmu sudah di dalam kubur 42 tahun ... "

Yani memutar kepalanya, memandang sekeliling, banyak kuburan di sana .. Di samping kuburan neneknya ada kuburan tua berlumut "Muhammad Zaini: 19-02-1882 : 30-01-1910"

"Hmm.. Kalau yang itu sudah meninggal 106 tahun yang lalu ya Yah", jarinya menunjuk nisan disamping kubur neneknya. Sekali lagi ayahnya mengangguk. Tangannya terangkat mengelus kepala anak satu-satunya. "Memangnya kenapa ndhuk ?" kata sang ayah menatap teduh mata anaknya. "Hmmm, ayah khan semalam bilang, bahwa kalau kita mati, lalu di kubur dan kita banyak dosanya, kita akan disiksa dineraka" kata Yani sambil meminta persetujuan ayahnya. "Iya kan yah?"

Ayahnya tersenyum, "Lalu?"
"Iya ... Kalau nenek banyak dosanya, berarti nenek sudah disiksa 42 tahun dong yah di kubur? Kalau nenek banyak pahalanya, berarti sudah 42 tahun nenek senang dikubur .... Ya nggak yah?" mata Yani berbinar karena bisa menjelaskan kepada Ayahnya pendapatnya.

Ayahnya tersenyum, namun sekilas tampak keningnya berkerut, tampaknya cemas ..... "Iya nak, kamu pintar," kata ayahnya pendek.

Pulang dari pemakaman, ayah Yani tampak gelisah Di atas sajadahnya, memikirkan apa yang dikatakan anaknya... 42 tahun hingga sekarang... kalau kiamat datang 100 tahun lagi...142 tahun disiksa .. atau bahagia dikubur .... Lalu Ia menunduk ... Meneteskan air mata...

Kalau Ia meninggal .. Lalu banyak dosanya ...lalu kiamat masih 1000 tahun lagi berarti Ia akan disiksa 1000 tahun?
Innalillaahi WA inna ilaihi rooji'un .... Air matanya semakin banyak menetes, sanggupkah ia selama itu disiksa? Iya kalau kiamat 1000 tahun ke depan, kalau 2000 tahun lagi? Kalau 3000 tahun lagi? Selama itu ia akan disiksa di kubur. Lalu setelah dikubur? Bukankah Akan lebih parah lagi?
Tahankah? padahal melihat adegan preman dipukuli massa ditelevisi kemarin ia sudah tak tahan?

Ya Allah... Ia semakin menunduk, tangannya terangkat, keatas bahunya naik turun tak teratur.... air matanya semakin membanjiri jenggotnya

Allahumma as aluka khusnul khootimah.. berulang Kali di bacanya DOA itu hingga suaranya serak ... Dan ia berhenti sejenak ketika terdengar batuk Yani.

Dihampirinya Yani yang tertidur di atas dipan Bambu.. Di betulkannya selimutnya. Yani terus tertidur.... tanpa tahu, betapa sang bapak sangat berterima kasih padanya karena telah menyadarkannya arti sebuah kehidupan... Dan apa yang akan datang di depannya...

"Yaa Allah, letakkanlah dunia ditanganku, jangan Kau letakkan dihatiku..."

Pemisahan Langit dan Bumi

Satu ayat lagi tentang penciptaan langit adalah sebagaimana berikut:
"Dan apakah orang-orang yang kafir tidak mengetahui bahwasanya langit dan bumi itu keduanya dahulu adalah suatu yang padu, kemudian Kami pisahkan antara keduanya. Dan dari air Kami jadikan segala sesuatu yang hidup. Maka mengapakah mereka tiada juga beriman?" (Al Qur'an, 21:30)

Kisah Perjalanan Nabi Muhammad S.A.W Ke Neraka [part-IV]

Juga inilah pembalasannya bagi orang-orang yang teramat kikir, serakah, rakus akan harta keduniawian, tidak pernah beramal dan suka memakan harta anak yatim piatu. Setelah punggungnya hancur luluh sesaat, kemudian keadaannya pulih kembali seperti semula, dan begitu punggung mereka pulih, maka seketika itu juga baja-baja panas yang merah membara yang berbentuk setrika-an itu kembali mendarat dipunggung mereka, begitulah keadaan mereka seterusnya. Naudzu Billah Min Dzalik.

Kisah Nabi Muhammad SAW Menjelang Ajal


Betapa mulia dan indahnya akhlak baginda Ya Rasulullah SAW Mengingatkan kita sewaktu sakratul maut.

Pagi itu, Rasulullah dengan suara terbata memberikan petuah, "Wahai umatku, kita semua ada dalam kekuasaan Allah dan cinta kasih-Nya. Maka taati dan bertakwalah kepada-Nya. Kuwariskan dua hal pada kalian, sunnah dan Al Qur'an. Barang siapa mencintai sunnahku, berati mencintai aku dan kelak orang-orang yang mencintaiku, akan bersama-sama masuk surga bersama aku."

Tanda Tanda Datangnya Malam Lailatul Qadar

Diantara kita mungkin pernah mendengar tanda-tanda malam lailatul qadar yang telah tersebar di masyarakat luas. Sebagian kaum muslimin awam memiliki beragam khurofat dan keyakinan bathil

seputar tanda-tanda lailatul qadar, diantaranya: pohon sujud, bangunan-bangunan tidur, air tawar berubah asin, anjing-anjing tidak menggonggong, dan beberapa tanda yang jelas bathil dan rusak.

Situasi Bumi Ketika Matahari Terbit Di Sebelah Barat

Saat kiamat , jaman saling mendekat. Satu Tahun seperti sebulan, sebulan seperti seminggu, seminggu seperti sehari, sehari seperti satu jam dan satu jam seperti menyalakan kayu dari api.’ (HR.At Tirmidzi).
Jika kiamat tiba, maka rotasi bumi makin cepat.
Kalau rotasi sekarang dalam kisaran 1000 mil perjam, maka dapat diperkirakan pada hari kiamat tujuh kali atau dua belas kali bahkan lebih. ‘Belum akan tiba kiamat melainkan matahari akan terbit dari Barat.

Kementrian Mesir | Cadar Bukan Syariat Islam

salah satu departemen keagamaan tertinggi di Mesir, mengeluarkan perintah yang mengharuskan para pegawainya dari unsur perempuan untuk bebas dari cadar (niqab).

Wakil Urusan Dakwah pada Kementrian Wakaf Mesir, Dr. Salim Abdul Jalil menyatakan, perintah tersebut baru dibahas di sela-sela seminar nasional yang digelar oleh

Melawan Israel Bukan Dimeja Perundingan | Imam Khomeini

Dunia akhirnya membuka mata kantuknya saat para aktivis perdamaian dari 44 negara menuju ke tanah Gaza demi membawa pesan kebebasan mereka dari blokade rezim Zionis Israel. Aksi mereka membuka kembali jendela harapan bagi 1,5 juta warga Gaza. Dunia ingin bangkit, namun mentari belum juga muncul.

Kisah Perjalanan Nabi Muhammad S.A.W Ke Neraka [part-I]

Alkisah , tersebutlah kata riwayat dua tahun setelah Nabi MUHAMMAD S.A.W diangkat menjadi Rasul, berturut-turut Nabi ditinggal wafat oleh orang-orang yang dicintainya dan yang telah banyak pengorbanannya terhadap perjuangan Nabi dalam menyiarkan Agama Islam, pertama atas wafatnya ABU THOLIB, kemudian menyusul SITTI KHADIJAH (istri nabi), maka tahun itu dinamakan tahun DUKA CITA.

Kisah Perjalanan Nabi Muhammad S.A.W Ke Neraka [part-II]

Adapun neraka itu bertingkat-tingkat juga, ia bertingkat kebawah, maka neraka JAHANAM adalah tingkat atas, bila orang melontarkan batu dari atas, maka kira-kira kurang lebih 500 tahun barulah batu yang kita lontarkan itu sampai kedasar neraka yang paling bawah sekali.
Kemudian setelah Nabi melihat-lihat keadaan neraka tingkat pertama, lalu beliau turun ke tingkat yang kedua,namanya neraka LAZHO

Kisah Perjalanan Nabi Muhammad S.A.W Ke Neraka [part-III]

Kemudian Nabi turun ke neraka tingkat kelima, neraka SAQOR, disini Nabi melihat orang-orang yang disiksa yang semasa hidupnya di dunia suka berzina, melacur dan berbuat serong padahal yang lelaki sudah mempunyai istri, sedang yang wanita mempunyai suami, disini mereka dipaksa makan daging busuk [bangkai], karena ketika di dunia mereka suka memakan barang-barang yang haram yang bukan menjadi miliknya secara sah, dan suka memakan makanan yang dilarang oleh agama.

Pemurnian Tasawwuf Oleh Imam Al-Ghazali (bagian II)

(Lanjutan dari Bagian I)

Mi’yar al-Nazar
Mihakk al-nazar
Bayan al-Qaulain, berkenaan dengan dua kaul Imam Shafi’i.
Al-Mustazhiri, penolakan terhadap faham Batiniyah;
Qawasim al-Batiniyyah, sebuah lagi penolakannya.

Teka-teki Imam Al-Ghazali

Suatu hari, Imam Al-Ghazali berkumpul dengan murid-muridnya lalu
beliau bertanya ( Teka-Teki ) :

Imam Ghazali = ” Apakah yang paling dekat dengan diri kita didunia ini?”
Murid 1 = ” Orang tua “
Murid 2 = ” Guru
Murid 3 = ” Teman “
Murid 4 = ” Kaum kerabat
Imam Ghazali = ” Semua jawaban itu benar. Tetapi yang paling dekat dengan kita ialah MATI. Sebab itu janji Allah bahawa setiap yang bernyawa pasti akan mati (QS. Ali-Imran:185).

Pemurnian Tasawwuf Oleh Imam Al-Ghazali (bagian I)

OLEH:
MUHAMMAD ‘UTHMAN EL-MUHAMMADY

Insya’ Allah dalam nota ini akan dibicarakan bagaimana Imam al-Ghazali rd yang terkenal sebagai mujaddid abad ke-lima Hijrah atau abad ke dua belas Masihi itu memperjuangkan kedudukan tasawwuf sehingga ia menjadi ilmu Islam yang teguh kedudukannya dalam senarai ilmu-ilmu Islam yang muktabar, serta amalan tasawwuf menjadi amalan yang amat dihormati sebagai dimensi kerohanian murni Islam berpaksikan al-Qur’an dan Sunnah.
Older Post ►
 

Copyright 2011 Tips Facebook | Tips Blog | Tips Komputer is proudly powered by blogger.com